Home BERITA Terpaksa Parkir di Bahu Jalan, Motor Mahasiswa Digembosi Oknum Satpam

Terpaksa Parkir di Bahu Jalan, Motor Mahasiswa Digembosi Oknum Satpam

by lpm_arena

Lpmarena.com–  Lahan parkir yang kian menyempit di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) membuat mahasiswa kesulitan memarkirkan kendaraannya di area parkir. Kondisi tersebut berujung pada tindakan penggembosan ban sepeda motor mahasiswa oleh oknum satpam saat merapikan parkir. 

Peristiwa tersebut dialami oleh Muhammad Ichsan, yang saat itu tengah memarkirkan kendaraannya di bahu jalan fakultas. Dalam penuturannya, Ichsan mengaku melihat seorang satpam yang mendekat dan mengempeskan ban kendaraannya. 

“Pas saya pulang dari matkul dan saya menunggu sambil makan di depan FST saya melihat ban saya dikempesin tetapi saya tidak berani langsung menegur,” jelasnya saat diwawancarai ARENA pada Senin (15/12/2025) di Taman FSH.

Ichsan menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, tugas satpam seharusnya sebatas menjaga dan mengatur motor mahasiswa. Ia menilai tindakan tersebut melampaui kewenangan satpam.

Ichsan tidak menampik bahwa dirinya dan mahasiswa lain turut melakukan kesalahan dengan memarkirkan kendaraan tidak pada tempat yang disediakan. Namun, ia menilai kondisi ini terjadi lantaran lahan parkir di fakultas semakin menyempit. Hal ini umum diketahui akibat lonjakan jumlah mahasiswa yang tidak diimbangi perluasan fasilitas.

“Lebih diharapkan kepekaan Bapak Rektor yang saya hormati untuk menambah area parkir supaya nanti mahasiswa bisa parkir dan tersusun dengan rapi dan tidak parkir sembarangan lagi,” ujar Ichsan.

Rolien, salah seorang satpam di lingkungan FSH dan FITK, menyebutkan penggembosan ban motor mahasiswa merupakan inisiatif pribadi dan tidak berkaitan dengan regulasi resmi penertiban parkir. Menurutnya, setiap petugas memiliki cara berbeda dalam menertibkan kendaraan.

“Jujur saya belum pernah (menggembosi ban mahasiswa—Red), saya pribadi ketika menemukan motor yang parkir sembarangan, bakal saya pindahkan ke dekat pohon besar itu,” ungkapnya saat diwawancarai ARENA pada Kamis (18/12/2025) di pos satpam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Radiman, menyampaikan bahwa tindakan penggembosan seharusnya tidak diperbolehkan. Ia menyebut seharusnya ada cara lain dalam menertibkan parkir tanpa merugikan mahasiswa 

Perihal penggembosan motor mahasiswa, Radiman menyatakan akan mengevaluasi kejadian tersebut. Ia menyarankan bagi mahasiswa yang mengalami hal serupa agar melapor kepadanya.

“Kalau kita tidak dapat masukan, kita tidak tahu permasalahan yang ada di area parkiran sekarang. Kita tahunya di sana sedang baik-baik saja. Mungkin kalian harus menyampaikan ke kami dengan baik,” ucapnya.

Dalam hal ini, Radiman menyebut pihak kampus berencana menambah kapasitas lahan parkir pada tahun ajaran mendatang. Namun sebagaimana liputan ARENA tahun 2023, pihak kampus setidaknya telah menjanjikan penambahan kapasitas parkir sejak tiga tahun lalu. Hingga kini, belum ada realisasi yang jelas atas janji tersebut.

Reporter Muhammad Zidan Zidnafan (magang) | Redaktur Ilham Khairun | Ilustrator Iqbal Farraz