Oleh : Hari Taqwan Santoso* “Hantu Ting-ting?” tanyanya tak percaya. Ia yang seorang pendatang itu lebih banyak mendengarkan ketika orang-orang membicarakan hantu. Kita ini hidup di zaman apa sih? Ini…
SASTRA
-
-
SAJAK PETANI I Parau subuh di corong surau Petanda petaniku berlari santai memaku jalan setapak Mengeja kerikil dari gelombang pagi yang tak sampai Barangkali lolongan sang jantan berbuah sesuap…
-
PUISISASTRAT E R K I N I
PUISI-PUISI Muhamad Kusuma Gotansyah: Enam Larik Sebelum Semesta Salah Sangka
by lpm_arenaJADI IKLAN sudah wanti-wanti kubilang, kalau kau keluar rumah jangan sampai jadi iklan. lihat aku disini, gelisah sambil perlahan menjelma kunci duplikat tetangga sebelah. apakah kau masih ingat rasa makan…
-
Oleh: Eko Nurwahyudin* Sebuah hadiah kemerdekaan untuk kita yang lalai, bahkan abai Kegilaan itu, mulanya hanya sesuatu seukuran tai kambing menjijikkan. Bentuknya yang bulat, padat, keras, dan berwarna hitam legam menempel…
-
PUISISASTRAT E R K I N I
Puisi Eko Nurwahyudin: Taman Firdaus Di Jantung Labirin Kesunyian Sepasang Matamu
by lpm_arenaKutatap sepasang matamu Tidak ada Soekarno yang geram menantang Amerika dan konco-konconya Tidak ada Konsensus Washington dan agenda neoliberal bagi negara berkembang Tidak ada kudeta dengan penerbitan empat UU yang…