Oleh Bayu Saktiono AKU Dalam temaram yang hitam darah mengalir menyisir lengan-lenganku lalu jiwaku resah dan basah mencibir takdir menghujat nurani. Tembok-tembok berbicara kepadaku A – K –…
Oleh : Bayu Saktiono*) Perbincangan bermula di meja makan berukuran 1×1 meter dirumah kami. Petang itu, hujan turun lebat menguyur kota tua ini. Kilat menyabar-nyambar di atas genting. Membawa suara…