Sajak Almamater Almamaterku, tercinta. untuk jambang-jambang di podium dan kembang-kembang angsana pedestrian menguning bercengkrama, beserta celotehan para pandir yang bijaksana dalam buku dan baki hidangan makan malam durjana. kuusap…
PUISI
-
-
Marah Telah kau panggil harimau ke hadapanku Pada sore yang bisu dengan awan yang berak-arak antusias Aku kendalikan waktu dengan mataku Mengejarmu dengan waktu yang kumiliki Tak peduli apakah waktuku…
-
Renungan Tentang Tuhan Tuhan memberikan pendengaran Padamu. Untuk mendengar Detak-detak waktu dan rintik hujan Tuhan memberikan penglihatan Padamu. Untuk melihat Bunga-bunga mekar dan hewan Tuhan memberikan penciuman…
-
Prolog dan Epilog Tentang Kematian Kematian yang kita kutuk itu. Begitu dingin datang mengendap-endap Menyerbu tanpa ragu dengan taring yang tajam Berkilat, menatap aku lekat dan mendekat. Kematian yang…
-
Kesunyian Pilunya malam yang kejam Lika-liku pahit dan suram Dalam rintang tak tertahan Ingin bahagia penuh kelam Luasnya tawa yang dalam Berlahan hilang di kesunyian                   Lumbir, 21…