Dayu, Pelangiku satu warna. Ia kuning. Seperti warna cempaka yang selalu kau kenakan di kupingmu. Atau selendang yang menghiasi tubuhmu dalam tiap tarimu. Dan aku di sini menikmati. Kau yang…
Oleh: I. Wulansari*) Mengenaimu, selalu membuat simpul senyum di bibirku. Hingga kau telah berlalu sekian abad pun, bau wangi tubuhmu masih tercium hingga kini. Segala tentangmu tak pernah membuatku…
Oleh: A Taufiq sabunku habis bahagiaku tertunda hingga ia kembali tiba dengan wangi yang berbeda sabunku mendua menari bersama mata dan telinga lalu rasa pada air yang membasuh…
Oleh Bayu Saktiono AKU Dalam temaram yang hitam darah mengalir menyisir lengan-lenganku lalu jiwaku resah dan basah mencibir takdir menghujat nurani. Tembok-tembok berbicara kepadaku A – K –…
Oleh : Ranti Safi’ah Tak ubahnya lima huruf yang dijajarkan bersama Aku, memiliki daya yang tak akan bisa kalian terka dan sangka Salah dimanakah aku, jika kamu merasakan kesedihan…