Oleh: Rob Andi* Lpmarena.com- Dua pilihan yang pada akhirnya ku anggap sial dalam hidup, pertama memilih jurusan filsafat dan kedua masuk Arena. Biar ku beri tahu, keduanya adalah lubang gelap…
Harlah Arena
-
-
Oleh: M. Arief Hakim* Lpmarena.com- Saya ‘terdampar’ di UIN (dulu IAIN) Jogja 1987. Sejenak merasakan gairah sebagai mahasiswa baru. Lalu, terpesona dengan Arena tahun 1988. Saat itu, kantor Majalah Arena kecil…
-
Oleh: Afin Nur Fariha* Lpmarena.com- Lama aku menerka, alasan apa yang membuat diri ini bergabung pada organisasi seabsurd Arena. Bertahun-tahun, bahkan hingga detik ini, menginjak satu dasawarsa dari proses ber-Arena,…
-
Oleh: Ahmad Taufiq* Kepada pemeluk teguh:Tuhanku,//Dalam termangu//Aku masih menyebut namaMuBiar susah sungguh//Mengingat kau penuh seluruhcayaMu panas suci//Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi…(Chairil Anwar, Doa) Lpmarena.com- Saya sudah menulis panjang untuk…
-
MEMOART E R K I N I
50 Tahun Berkelahi dengan Rezim dan Hegemoni Media Mainstream, Panjang Umur Arena!
by lpm_arenaOleh: Lugas Subarkah* Lpmarena.com- Bisnis media memang masih hidup di Indonesia, tapi jurnalisme, saya khawatir sudah mati. Para jurnalis yang membunuhnya. Kalimat ini disampaikan Nanang Krisdinanto, penulis buku ‘Runtuh Dari…