Oleh: Aditya Priambudi* Bulir-bulir peluh kembali mengaliri keningku, seraya aku berpikir keras. Segala fakta dan realita terasa begitu telak menghantam dada. Entah bagaimana semua mampu bergulir, bahkan telah sangat lama.…
–
-
-
-BERITABilik KampusKABAR KAMPUST E R K I N I
Repertoar Hijau: Kritik Pembangunan Indonesia yang Memprihatinkan
by lpm_arenaMenanggapi kondisi Indonesia yang begitu kompleks, khususnya dalam pembangunan, Fieldtrip Performing Art gelar pentas Repertoar Hijau. Lpmarena.com, Repertoar Hijau lahir dari kegelisahan terhadap kondisi Indonesia yang saat ini sangat memprihatinkan.…
-
Oleh: Ibnu Arsib Ritonga* “Kita adalah bangsa yang anti kolonial, baik Islam maupun kebarat-baratan. Falsafah kita adalah keharmonisan, sebagaimana konsep maritim yang ditawarkan oleh bangsa pribumi zaman dulu. Oleh sebab…
-
Oleh: M Faksi Fahlevi* “Aku datang dari balik kabut hitam. Aku mengarungi samudera darah. Akulah pangeran kegelapan. Kan kuremas matahari di telapak tanganku. Kan kupecahkan wajah rembulan, pecah terbelah dengan…
-
Oleh: Ilham Roesdy* Tanggal 7 November 2016, pada acara “Tadarus Puisi” di Taman Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga, saya disuguhkan beberapa naskah puisi seorang maestro besar, WS…