Kehidupan manusia harus dibersamai dengan berkembangnya kesadaran. Manusia dikatakan hidup sempurna ketika ia tak hanya mengikuti insting hewani namun juga mengembangkan akalnya untuk menunjang sikap yang lebih terstruktur. Sebaliknya, kematian terjadi bukan hanya saat nadinya tak berdenyut dan nafasnya tak berhembus, namun juga ketika kesadarannya terhenti, menerima apa yang diberi orang lain tanpa pertimbangan matang.
T E R K I N I
-
-
BERITAKABAR KAMPUST E R K I N I
Aksi Gugatan UKT: Aliansi Mahasiswa Kalijaga Menggugat Tidak Puas atas Tanggapan Rektorat
by lpm_arenaLpmarena.com—Puluhan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalijaga Menggugat, menggelar aksi di depan Gedung Multi Purpose (MP) pada Kamis (18/01) siang. Aksi tersebut untuk mendesak pihak rektorat…
-
BERITAT E R K I N I
Peringatan 17 Tahun Aksi Kamisan: Pelanggaran HAM bukan Isu Lima Tahunan
by lpm_arenaLpmarena.com–Pelanggaran HAM bukan isu yang hadir di tiap lima tahun sekali. Demikian ungkap Bivitri Susanti, Pakar Hukum Tata Negara pada saat acara peringatan 17 Tahun Aksi Kamisan dengan tajuk “Orang…
-
Siddharta Sarma menulis novel berjudul Tahun Penuh Gulma. Novel itu mendapatkan penghargaan neev book awards 2019 kategori young book adults. Jika dilihat dari esensi buku, memang pantaslah predikat tersebut dicanangkan.…
-
Media sosial merupakan platform yang paling sering digunakan masyarakat untuk mendapatkan atau menyebarkan informasi. Namun, media sosial juga menjadi platform yang paling banyak menghasilkan hoaks, juga platform yang rentan bagi perempuan.